Qazaf

Maret 5, 2007 linggar

PENGERTIAN QAZAF

Pengertiannya ialah melemparkan tuduhan zina kepada orang yang baik lagi suci atau menafikan keturunanya.

PEMBAHAGIAN QAZAF

1.) Qazaf yang pesalah-pesalahnya boleh dikenakan hukuman hudud, seperti seseorang menuduh seseorang yang baik lagi suci berzina tanpa mengemukakan empat saksi lelaki yang adil.

2.) Qazaf yang pesalah-pesalahnya boleh dikenakan hukuman takzir seperti seseorang menuduh seseorang yang lain kufur, mencuri, minum arak atau murtad dan sebagainya, termasuk mencaci, memaki dan lain-lainnya yang bisa menjatuhkah nama baik seseorang dan menghinanya.

Menuduh seseorang yang baik lagi suci berzina tanpa mengemukakan empat orang saksi lelaki yang adil hukumnya adalah haram dan termasuk dalam dosa besard an wajib dikenakan hukuman had Qazaf (cambuk) sebanyak 80 kali, dan tidak boleh diterima penyaksiannya selama-lamanya karena dia adalah orang fasiq. Sebagaimana Firman Allah Taala yang bermaksud:

”Dan orang-orang yang melemparkan tuduhan zina kepada perempuan-perempuan yang terpelihara kehormatannya, kemudian mereka tidak membawa empat orang saksi. Maka cambuklah mereka 80 kali, dan janganlah kamu terima persaksian mereka itu selama-lamanya karena mereka itu termasuk orang-orang yang fasiq”.
(Surah An- Nur ayat 4)

PENUDUH YANG BOLEH DIKENAKAN HUKUMAN QAZAF

1. Berakal
2. Baligh
3. Keinginannya sendiri & tidak dipaksa
4. Mengetahui haramnya Qazaf
5. Bukan ibu bapa dan anak orang yang dituduh.

Jika orang yang menuduh itu gila atau anak-anak yang belum baligh, tidak boleh dikenakan hukuman had Qazaf kepada mereka. Ini sebagaimana berdasarkan kepada hadisth Rasulullah s.a.w. yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari yang mengatakan:

”Allah tidak akan menyiksa tiga golongan manusia, yaitu anak-anak sehingga ia baligh, orang yang tidur sehingga ia bangun dari tidurnya dan orang yang gila sehingga ia sembuh dari gilanya”.
(Riwayat Bukhari Fi Muslim)

CARA-CARA MELAKUKAN QAZAF

Dalam Qanun Jenayah Sayr’iyyah cara melakukan Qazaf terdapat tiga cara:

i) Tuduhan yang dibuat secara sarih (terang dan jelas), yaitu tuduhan yang menggunakan perkataan-perkataan yang jelas dan tepat yang tidak boleh ditafsirkan kepada maksud yang lain selain daripada zina dan penafian nasab (keturunan)

ii) Tuduhan yang dibuat secara kinayah (kiyasan), yaitu tuduhan yang menggunakan perkataan yang tidak jelas dan tidak tepat yang boleh membawa arti zina atau selainnya.

iii) Tuduhan yang dibuat secara ta’ridh (sindiran), yaitu tuduhan yang menggunakan perkataan yang tidak jelas dan tidak tepat juga yang boleh memberi pengertian yang lain dari zina sebagaimana dilakukan dalam perkataan kinayah.

BUKTI-BUKTI YANG MENJATUHKAN KESALAHAN QAZAF

Kesalahan Qazaf boleh dijatuhkan dengan salah satu dari bukti –bukti yang berikut:-

1. Syahadah (penyaksian)
2. Ikrar (pengakuan)
3. Yamin (sumpah)

Entry Filed under: jinayat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to comments via RSS Feed

Laman

Kategori

Kalender

Maret 2007
S S R K J S M
    Jul »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Most Recent Posts

 
%d blogger menyukai ini: